Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif

Penelitian terbagi menjadi dua jenis besar: kuantitatif, dan kualitatif.

Penelitian kuantitatif umumnya menganalisis data berupa angka. Contohnya, skor tes bahasa Inggris, skor ujian, berat badan, tinggi badan, durasi perjalanan, jarak, dan sebagainya.

Penelitian kuantitatif  biasanya juga bersifat konfirmatori. Artinya, ia bertujuan untuk mengkonfirmasi apakah sebuah teori didukung oleh data atau tidak. Oleh karena itu, umumnya ia didahului oleh sebuah hipotesis, atau jawaban/dugaan sementara. Hipotesis itu kemudian diuji oleh analisis data. Hasilnya bisa berupa pembenaran atas hipotesis tersebut, atau penolakan. Jika hipotesis didukung oleh hasil analisis data, maka teori itu terbukti benar, dan sebaliknya.

Penelitian kualitatif umumnya menganalisis data yang bukan angka. Contohnya, ujaran seseorang, narasi di film atau novel, berita tertulis, puisi, gambar, logo, simbol, dan semacamnya.

Penelitian kualitatif biasanya bersifat deskriptif dan eksploratori. Artinya, ia bertujuan untuk menggambarkan sebuah situasi atau fenomena sosial, dan menjelajah (explore) fenomena tersebut sampai mendalam. Jadi, berbeda dengan penelitian kuantitatif, ia tidak diawali dengan hipotesis. Ia hanya melahirkan uraian yang sangat terperinci tentang hal yang sedang dikajinya. Melalui deskripsi dan penjelajahan yang mendalam, penelitian kualitatif bahkan bisa melahirkan sebuah hipotesis.

Baik penelitian kuantitatif maupun kualitatif relatif lebih mudah dilakukan dengan bantuan AI. Beberapa e-book yang kami sajikan di website ini membekali Anda dengan kemampuan tersebut.

Dapatkan e-book penelitian kualitatif sekarang hanya Rp. 20.000 saja!


Posted

in

,

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *